Protein dibutuhkan untuk membangun dan memperbaiki jaringan serta mendukung berbagai fungsi tubuh. Kebutuhan protein dipengaruhi usia, ukuran tubuh, aktivitas, kondisi kesehatan, dan tahap kehidupan. Menu yang bervariasi dapat membantu memenuhi kebutuhan tanpa harus bergantung pada satu jenis makanan.
Pilihan protein hewani
Ikan, telur, ayam, susu, dan yoghurt dapat menjadi sumber protein. Pilih cara memasak seperti merebus, mengukus, memanggang, atau menumis dengan minyak secukupnya. Variasikan pilihan dan batasi daging olahan yang tinggi garam.
Pilihan protein nabati
Tempe, tahu, kacang merah, kacang hijau, lentil, kacang tanah, dan kedelai menyediakan protein sekaligus beragam zat gizi. Mengombinasikan beberapa sumber nabati sepanjang hari membantu membuat pola makan lebih beragam. Biji-bijian utuh dan kacang-kacangan juga dapat menyumbang protein.
Contoh pembagian dalam sehari
- Sarapan: telur dengan roti gandum atau bubur kacang hijau dengan gula secukupnya.
- Makan siang: nasi, ikan atau tempe, serta sayuran.
- Camilan: yoghurt tawar atau segenggam kacang tanpa banyak garam.
- Makan malam: sup tahu dan kacang-kacangan, sayuran, serta sumber karbohidrat sesuai kebutuhan.
Perhatikan keseimbangan piring
Protein bukan satu-satunya unsur menu sehat. Lengkapi dengan sayuran, buah, sumber karbohidrat, dan lemak sehat dalam porsi yang sesuai. Orang dengan penyakit ginjal atau kondisi medis tertentu mungkin memerlukan pengaturan protein khusus, sehingga sebaiknya mengikuti arahan tenaga kesehatan.
Informasi ini bersifat edukasi umum dan tidak menggantikan konsultasi individual dengan dokter atau ahli gizi.

